NunukanUmum

Terjawab! Alasan Pelajar SD Memberi Uang Pada Dapur MBG

Nurlailah : "Ungkapan ekspresif anak-anak  usia Sekolah Dasar,"

NUNUKAN – Masih ingat berita tentang sejumlah pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dari SD Negeri 004 Nunukan yang menulis surat singkat ditujukan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bukit Arung Sejahtera selaku dapur masak yang mendistribusikan  Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mereka.

Menarik perhatian, dari 31 lembar surat pelajar yang diterima SPPG Bukit Arung Sejahtera – diselipkan dalam ompreng tempat makanan saat dikembalikan – beberapa diantaranya ada yang menyisipkan uang lembar pecahan Rp 1000 atau Rp 2000.

Tentang surat, umumnya berisi ucapan rasa terimakasih dan memuji cita rasa MBG yang mereka dapatkan sangat enak. Beberapa lainnya ada yang coba mengusulkan jenis masakan atau jenis buah yang mereka inginkan.

Di luar perkiraan, berita yang diterbitkan Diksipro.com edisi 20 Desember 2025 saat itu ternyata menjadi viral. Menyita banyak perhatian publik pembaca dan menjadi top news posisi kedua di media ini setelah jumlah pembacanya menembus 31 ribu orang lebih. 

Massage Board redaksi Diksipro.com pun ‘kebanjiran’ respon netizen yang rata-rata memberikan tanggapan positif mereka. Namun ada pertanyaan ‘seragam’ yang menarik. Apa arti dari uang pecahan seribu dan dua ribuan yang diselipkan beberapa diantara siswa dalam surat yang mereka kirim. Setelah dihitung, jumlah totalnya sebesar Rp. 16.000. Apakah murni inisiatif masing-masing siswa atau ada arahan dari aktor di balik layar untuk tujuan pencitraan nama sekolah.

Yang berkompeten menjawab pertanyaan tersebut tentunya pihak sekolah. Tapi lantaran kesibukan dalam melaksanakan rutinitas tugas maupun pekerjaan tambahan lainnya,  Kepala SD Negeri 004 Nunukan, Nurlailah, S.Pd.SD baru dapat diwawancara awak media ini kemarin, diminta untuk memberikan jawaban klarifikasi terkait pertanyaan dari para netizen yang masuk melalui laman diskusi media ini.

“Sungguh, kami para guru maupun staf administrasi dan lainnya sama sekali tidak mengetahuinya. Benar-benar inisiatif silent masing-masing siswa,” ujar Nurlailah saat diwawancarai di ruang kerjanya,  Jum’at (9/1/2026)

Pihak sekolah, lanjut dia, baru mengetahui informasi tersebut setelah beritanya diekspose media massa dan tersebar luas di tengah masyarkat.

Tercatat menjabat sebagai Kepala Sekolah di SD Negeri 004 Nunukan sejak September tahun 2022 lalu, Nurlailah meyakini, selipan uang pecahan Rp 1000 atau Rp 2000 dari beberapa siswa mereka yang ditujukan untuk pekerja di SPPG Bukit Arung Sejahtera itu, lebih sebagai ekspresi ucapan rasa terimakasih dan tanda bersyukur versi anak-anak pada ruang usia pelajar tingkat Sekolah Dasar. Lantaran sebelum ini, mereka merasa harus mengeluarkan uang setiap berbelanja makanan di kantin sekolah.

“Setelah mendapatkan program MBG, tentunya mereka sudah tidak perlu mengeluarkan uang belanja lagi untuk membeli makanan. Apalagi setelah siswa melihat makanan yang diperoleh melalui program nasional ini, nilainya tentunya tidak sebanding dengan uang seribu atau dua ribu rupiah seperti yang anak-anak titipkan ke dapur MBG Bukit Arung Sejahtera,” lanjutnya.

Terlepas dari hal apapun, diakui Nurlailah ada rasa haru sekali gus rasa bangga yang dirasakan oleh segenap tenaga pendidik pada sekolah yang saat ini berada di bawah kepemimpinannya tersebut

Dari peristiwa yang samasekali tidak terduga itu, setidaknya mengesankan bahwa  terapan pendidikan mental, budi pekerti, perilaku, saling menghargai serta rasa bersyukur yang diberikan sekolah kepada siswa mereka membuahkan hasil yang cukup menggembirakan.

“Walaupun pada aplikasinya, cara yang dilakukan siswa kami ya cukup unik juga, ya,” kata Nurlailah dibarengi tawa kecil menutup wawancara ini. (ADHE/DIKSIPRO).

Komentar

Related Articles

Back to top button