Nunukan

Pria Yang Tergeletak Di Pinggir Jalan Dinyatakan Meninggal

NUNUKAN – Senin siang (12/7) warga seputaran Jl. Fatahillah Kelurahan Nunukan Tengah, dibuat geger oleh seorang pria yang ditemukan tergeletak tidak bergerak dipinggir jalan. Saat itu belum ada yang bisa memastikan kondisi pria yang belakangan diketahui bernama Syafaruddin (35), warga Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Nunukan Selatan tersebut.

Video amatir hasil rekaman warga yang memperlihatkan keadaan Syafaruddin saat ditemukan tergeletak di pinggir jalan itu tersebar cepat di tengah masyarakat melalui jejaring sosial baik Whatsapp maupun Facebook.

Dalam video berdurasi 30 detik itu memperlihatkan dua orang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap mendatangi dan mengangkat tubuh Syafaruddin di tempat dia ditemukan dengan menggunakan tandu. Selanjutnya dia dibawa menggunakan mobil ambulans menuju bagian IGD Puskesmas Kota Nunukan.

Tidak berselang lama, pesan singkat berantai melalui sosial media kembali beredar yang menyampaikan bahwa pria yang ditemukan tergeletak di pinggir jalan tadi sudah meninggal dunia.

“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, siang, izin bapak ibu RT. Innalilahi wainnalilahi rojiun salah satu warga ditemukan tergeletak di Fatahillah. Posisi almarhum di UGD Puskesmas Nunukan tidak ada identitas, bila ada yang mengenal tolong infokan keluarga bisa langsung ke puskesmas Nunukan,” demikian pesan tertulis tersebut.

Dihubungi, Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar, S.I.K melalui Kapolsek Nunukan IPTU H. Supangat memastikan pihak kepolisian menerima laporan kejadian tersebut sekitar Pk. 13.30 Wita. Laporan dari masyarakat itu mengatakan adanya pria yang tergeletak di pinggir jalan di Jl, Fatahillah.

Informasi yang berhasil dihimpun Polisi di lapangan berdasar keterangan beberapa warga, sebelum ditemukan tergeletak di tanah, pria malang itu terlihat mengalami sesak nafas dan sempat meminta tolong dibelikan air minum mineral kemasan botol kepada warga yang ada di sekitar tempat itu.

“Melihat orang itu kepayahan karena sesak nafas, salah seorang warga memberikannya air mineral dari jarak yang agak jauh. Setelah minum air yang diberikan, tiba-tiba pria tersebut roboh ke tanah,” beber Supangat.

Selain kepada Polisi warga juga berinisiatif memberitahukan kejadian itu kepada pihak Puskesmas terdekat. Namun saat tiba di Puskesmas Kota Nunukan, oleh tim dokter yang menangani, pria tersebut dinyatakan sudah meninggal dunia. Namun tidak dijelaskan, apakah Syafarudin sudah tidak bernyawa sejak di lokasi kejadian atau setelah tiba di Puskesmas.

Supangat menambahkan, tim medis sempat melakukan test PCR Antigen terhadap korban. Hasil tes, yang bersangkutan dinyatakan non reaktif. Dalam pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian, ditemukan beberapa butir obat penambah darah pada kendaraan roda dua milik korban.

“Setelah hasil swab keluar dan pihak keluarga sudah mengetahui hasilnya, jenazah Syafaruddin diserahkan kepada keluarganya untuk dilakukan pemakamannya,” pungkas Supangat. (DIA/DIKSIPRO)

Komentar

Related Articles

Back to top button