Nunukan

Terbongkar! Banyak Puskesmas Masih Simpan Vaksin

Laura : “Ini warning saya untuk Puskesmas,”

NUNUKAN – Di tengah kekhawatiran masyarakat Kabupaten Nunukan terhadap ancaman penyebaran Virus Corona (Covid-19) saat ini, antusias untuk mendapatkan vaksin melonjak tajam. Namun keinginan masyarakat tersebut banyak yang belum terakomodir dengan dalih persediaan vaksin sangat terbatas dan menipis.

Namun diperoleh informasi cukup mengejutkan. Terungkap, banyak Puskesmas di daerah ini yang diam-diam ternyata masih menyimpan persediaan vaksin yang mestinya segera didistribusikan kepada masyarakat. Menariknya, kasus tersebut diungkap sendiri oleh Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura, SE., MM., Ph.D.

Hal ini disampaikan Bupati dalam rapat koordinasi dengan berbagai pihak terkait yang tergabung dalam Tim Satgas Penanganan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Nunukan dalam menyikapi status PPKM Level 4 yang disandang Kabupaten Nunukan saat ini.

“Ada beberapa Puskesmas yang sempat saya cek, ternyata masih menyimpan stok vaksin. Padahal ngomongnya ke masyarakat sudah habis. Apa masalahnya ini? Kok malah nyimpan-nyimpan vaksin. Ini warning saya ya untuk Puskesmas,” kata Bupati.

Dalam penelusurannya, Bupati mengaku sempat mendapat jawaban beragam dari beberapa Kepala Puskesmas terkait persediaan vaksin di maksud. Namun setelah ditanya secara tegas, lanjut Bupati, baru jujur mengakui bahwa mereka memang masih memiliki stok vaksin tersebut. Kendati demikian, pada kesempatan tersebut Bupati memang tidak menyebutkan Puskesmas mana saja yang telah dipergokinya masih menyimpan stok vaksin.  

“Alasannya untuk persediaan vaksinasi tahap kedua. Namun sesuai perintah Presiden, vaksin yang ada kan harus segera dieksekusi untuk masyarakat pada tahap satu,” terang Laura.

Kejadian ini tentu saja sempat membuat Bupati gusar dan langsung menghubungi Kepala Dinas kesehatan maupun beberapa Kepala Puskesmas agar tidak membuat kebijakan serupa itu.

Hal tersebut, lanjut Bupati, akan menyulitkan daerah sendiri dalam meminta droping vaksin tambahan dari pusat karena berdasar data yang dapat diakses Pemerintah Pusat akan melihat stok vaksin untuk Kabupaten Nunukan masih ada dan tidak akan dikirim stok vaksin tambahan untuk Nunukan.

“Target utama kita, untuk mencapai semakin banyak orang yang divaksin. Bukan target menyelesaikan vaksin tahap keduanya,” kata Bupati lagi.

Untuk pengawasan lebih lanjut, Bupati meminta bantuan kepada Dandim Nunukan melalui personil Babinsanya agar dapat melakukan pengecekan terhadap Puskesmas-Puskesmas yang masih menyimpan persediaan vaksin agar segera dieksekusi untuk masyarakat. (PND/DIKSIPRO)

Komentar

Related Articles

Back to top button