Hukum

Pekerja APMS Tewas Bersimbah Darah Dibacok Orang Tidak Dikenal!

NUNUKAN – Seorang pekerja Agen Premium Minyak Solar (AMPS) UD. Cahaya Makarenu tersungkur tidak berdaya di tempat kerjanya setelah mendapat bacokan dan tikaman senjata tajam jenis parang oleh seorang pria tidak dikenal, Jum’at (25/6).

Video korban terkapar bersimbah darah dengan kondisi kritis di lokasi kejadian, yakni APMS yang berlokasi di Sei Jepun, Kecamatan Nunukan Selatan itu, banyak tersebar di tengah masyarakat melalui sebaran media sosial Facebook (FB) dan WhatsApp.

Dari informasi yang berhasil dihimpun media ini di lapangan, peristiwa tidak terduga tersebut terjadi sekitar Pk. 11.00 Wita ini berlangsung sangat cepat. Sejumlah sumber di lokasi kejadian mengatakan ada seorang pria mengendarai sepeda motor berjaket hitam melakukan pengisian BBM premium di APMS tempat korban bekerja.

Mengesankan seperti orang yang akan mengisi BBM, pria asing tersebut mendekati salah satu mesin pengisian BBM yang saat itu dijaga oleh korban. Tanpa curiga korban melayani pengisian BBM pada kendaraan roda dua yang ditunggangi pria berjaket hitam tersebut.

Saat itulah pelaku tiba-tiba mengeluarkan sebilah parang yang dia bawa lalu menebaskannya pada bagian kepala dan leher korban. Tidak hanya tebasan, pelaku juga disebut sempat menusuk bagian perut korban dengan senjata tajam (sajam) yang sama. Karena tidak menduga, saat itu korban samasekali tidak sempat menghindar apalagi melakukan perlawanan atas tindakan yang di alami.

Usai melancarkan aksi brutalnya, pelaku langsung melarikan dari lokasi kejadian. Sedangkan korban tergeletak lunglai tanpa daya dengan kucuran darah membasahi tubuhnya.

Sejumlah warga dibantu pekerja APMS lainnya segera memberikan pertolongan dengan melarikan korban ke RSUD Nunukan guna mendapatkan pertolongan. Namun, jiwa korban tidak tertolong setelah beberapa saat berada di RSUD.

Pendalaman informasi yang dilakukan media ini, diketahui korban bernama Anwar Palda, warga Jalan Pangkalan, Nunukan Timur. Sehari-harinya Anwar secara aplusan bekerja pada APMS di UD. Cahaya Makarenu di Sei. Jepun Nunukan Selatan maupun APMS UD. Cahaya Nunukan di Jalan TVRI.

Konon latar belakang kasus pembunuhan ini terjadi karena kekesalan pelaku terhadap Anwar yang dianggap sebagai biang keladi penyebab perceraian pelaku dengan istrinya yang bekerja juga di tempat yang sama dengan Anwar yakni APMS UD. Cahaya Makarenu. Korban disebut-sebut memiliki hubungan dekat dengan mantan istri pelaku.

Hingga berita ini diturunkan belum diperoleh keterangan resmi dari pihak berwajib terkait kejadian ini. Kasat Reskrim Polres Nunukan yang dihubungi media inipun belum merespon, begitu juga dengan Kaur Subbag Humas Polres Nunukan. (DIA/DIKSIPRO.COM)

Komentar

Related Articles

Back to top button