Terlalu Lama Main Game Online, Remaja di Nunukan Harus Dirawat di Poli Jiwa
NUNUKAN – Kecanduan bermain game online kembali menimbulkan dampak serius. Seorang remaja pria berinisial AS warga Kelurahan Nunukan Tengah, Kecamatan Nunukan, terpaksa dibawa ke Poliklinik Jiwa RSUD Nunukan untuk mendapatkan penanganan medis, Selasa (23/6/2026) pagi.
Penjemputan dilakukan sekitar pukul 09.00 Wita oleh petugas Satpol PP Nunukan, atas permintaan resmi dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kabupaten Nunukan. Remaja yang baru saja lulus dari salah satu sekolah swasta setingkat SMA ini sudah tidak menjalani aktivitas normal selama tujuh hari terakhir.
Berdasarkan surat permohonan bernomor P/136/DSP3A.465.5 yang ditandatangani Kepala DSP3A Faridah Ariyani, tindakan ini dilakukan setelah ibu kandungnya, Nrh, melaporkan kondisi anaknya yang mengkhawatirkan. Selama seminggu, AS hanya mengurung diri di kamar, tidak mau makan, mandi, beristirahat dengan cukup, dan memutuskan komunikasi dengan lingkungan sekitar.
Kekhawatiran semakin besar karena perilakunya dinilai berisiko bagi kesehatan jiwanya serta berpotensi mengganggu ketertiban lingkungan tempat tinggalnya. Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan petugas untuk mengantarnya mendapatkan perawatan medis yang sesuai.
Kasus ini tersorot luas setelah video proses penjemputannya beredar di media sosial. Dalam rekaman berdurasi 20 detik itu, terlihat AS duduk bersila di atas tempat tidur, hanya mengenakan handuk hijau dari pinggang ke bawah. Ia tampak sangat fokus memainkan jari-jarinya di atas papan ketik laptop yang menyala, dan sama sekali tidak menggubris kehadiran serta ajakan bicara petugas maupun orang-orang di sekitarnya.
“Selama berhari-hari dia hanya di kamar main game. Tidak makan teratur, tidak mandi, dan tidak mau bicara siapa pun. Kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan,” ujar salah satu narasumber yang enggan disebutkan namanya.
Saat ini AS telah menjalani pemeriksaan dan perawatan di Poli Jiwa RSUD Nunukan guna memulihkan kondisi fisik maupun mentalnya akibat kebiasaan yang tidak terkontrol tersebut.(ADHE/DIKSIPRO)




