Politeknik Negeri Nunukan Terima Dukungan Asrama Putri
Langkah Nyata Wujudkan Mahasiswa Berkualitas

NUNUKAN – Politeknik Negeri Nunukan (PNN) kembali mendapat dukungan nyata dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan belajar dan kesejahteraan mahasiswanya. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nunukan menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 25 juta untuk membiayai biaya kontrakan asrama putri mahasiswi PNN, langkah yang menjadi bukti tumbuhnya kepedulian masyarakat terhadap dunia pendidikan tinggi di wilayah perbatasan. Penyerahan berlangsung secara simbolis pada Senin, 11 Mei 2026.
Bantuan ini secara khusus diserahkan oleh Ketua Baznas Kabupaten Nunukan, H. Zahri Padli, S.Pd.I., M.Pd.I., kepada Wakil Direktur I Politeknik Negeri Nunukan, Andi Syarifuddin, S.E., M.Si. Momen tersebut menjadi simbol kolaborasi yang harmonis antara lembaga pengelola zakat dan institusi pendidikan tinggi dalam menjawab tantangan yang dihadapi mahasiswa, terutama yang berasal dari wilayah terluar.
Dana sebesar Rp 25 juta tersebut akan digunakan untuk membiayai sewa kontrakan asrama putri selama satu tahun akademik, bagi mahasiswi PNN yang berasal dari wilayah perbatasan dan belum memiliki tempat tinggal tetap di Kabupaten Nunukan. Bagi mahasiswi yang harus menempuh perjalanan jauh dari kampung halaman setiap hari, ketersediaan tempat tinggal yang layak menjadi salah satu kunci agar mereka dapat fokus menuntut ilmu tanpa terbebani biaya transportasi maupun kekhawatiran keamanan dan kenyamanan tempat tinggal.
Ketua Baznas Kabupaten Nunukan, H. Zahri Padli, menyampaikan bahwa dukungan terhadap sektor pendidikan merupakan bagian dari komitmen lembaganya dalam membantu masyarakat, khususnya generasi muda di kawasan perbatasan. Menurutnya, pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka masa depan yang lebih baik.
“Pendidikan menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menciptakan masa depan yang lebih baik. Karena itu, kami ingin mahasiswa dapat lebih nyaman, aman, dan fokus menjalani perkuliahan tanpa terbebani persoalan tempat tinggal,” ujar H. Zahri Padli. Ia menegaskan bahwa sinergi seperti ini sejalan dengan tujuan zakat untuk memberdayakan kaum mustahik, termasuk di bidang pendidikan yang menjadi investasi masa depan daerah.
Sementara itu, Wakil Direktur I Politeknik Negeri Nunukan, Andi Syarifuddin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas kepedulian Baznas Kabupaten Nunukan terhadap mahasiswa PNN. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban mahasiswa, khususnya mahasiswi dari daerah perbatasan yang seringkali mengalami kendala akses dan biaya akomodasi selama menempuh pendidikan di Nunukan.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari Baznas Kabupaten Nunukan. Bantuan ini tentu akan memberikan manfaat besar dan meringankan beban mahasiswa kami, terutama mahasiswi yang membutuhkan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman selama kuliah,” ungkap Andi Syarifuddin. Bagi PNN, dukungan ini menjadi bukti bahwa peran kampus dalam mencetak SDM unggul tidak bisa berjalan sendiri, butuh dukungan seluruh elemen masyarakat agar mahasiswa dapat berkembang secara maksimal.
PNN sendiri terus berupaya menyediakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung kesejahteraan mahasiswanya. Dengan jumlah mahasiswa yang terus bertambah dan banyak yang berasal dari desa-desa terpencil di perbatasan, kebutuhan akan fasilitas tempat tinggal yang terjangkau dan aman menjadi salah satu prioritas pengembangan kampus. Kolaborasi dengan Baznas menjadi solusi nyata yang melengkapi upaya yang telah dilakukan oleh pihak kampus.
Melalui kolaborasi antara Baznas Kabupaten Nunukan dan Politeknik Negeri Nunukan, diharapkan semangat gotong royong dalam mendukung pendidikan di wilayah perbatasan terus terjalin dan semakin kuat. Sinergi ini juga menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mandiri, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi demi kemajuan daerah dan bangsa.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan mahasiswi penerima manfaat dapat semakin bersemangat dalam menuntut ilmu, lebih fokus dalam mengikuti perkuliahan, dan kelak kembali mengabdi untuk membangun daerah asalnya. PNN berkomitmen untuk terus menjaga transparansi dan memastikan setiap bantuan yang diterima tepat sasaran, menjadi jembatan kebaikan antara pemberi donasi dan para mahasiswa yang membutuhkan, demi terwujudnya peradaban yang lebih baik dari perbatasan. (ADHE/DIKSIPRO)



