Umum

DPD PKS Nunukan Siapkan Kader Muslimah Tangguh

Melalui Pelatihan Perempuan Siaga

‎NUNUKAN – Semangat dan ketangguhan menyelimuti kawasan Hutan Edukasi SMAIT Ibnu Sina, Sabtu (25 Juli 2026). Sebanyak 200 kader perempuan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari berbagai wilayah di Nunukan berkumpul dalam kegiatan akbar Latansa (Pelatihan Perempuan Siaga) yang digelar DPD PKS Nunukan.

‎Acara ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan wadah pembinaan intensif untuk menempa mental dan fisik kader muslimah agar siap menjadi garda terdepan pelayanan. Ketua DPD PKS Nunukan, Rusdi, yang bertindak selaku inspektur upacara, menegaskan visi besar kegiatan ini.

‎”Tujuan utama kami adalah program pembinaan dan pendidikan khusus untuk muslimah PKS, guna membentuk kader perempuan yang tangguh, mandiri, dan memiliki jiwa kepeloporan yang tinggi,” ujar Rusdi. Ia pun memastikan agenda positif ini akan terus dilestarikan sebagai kegiatan rutin tahunan.

Bekal Komplit, Dari P3K, Bela Negara Hingga Survival Alam

‎Selama sehari penuh, para peserta dibekali materi yang sangat praktis dan menyeluruh dengan melibatkan narasumber profesional. Materi Keterampilan Dasar mencakup pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dan kesiapsiagaan bencana yang dipandu langsung oleh tim dari Puskesmas.

‎Kekuatan fisik dan kedisiplinan juga ditempa melalui materi Bela Negara. Dibimbing instruktur berpengalaman dari TNI, para peserta melatih kekompakan baris-berbaris serta mempelajari dasar-dasar bela diri praktis untuk menjaga diri dan lingkungan.

‎Tak hanya itu, tantangan alam pun dihadirkan lewat materi Survival. Kader dilatih teknik bertahan hidup di alam terbuka serta simulasi penanganan darurat, seperti teknik memadamkan kebakaran yang aman dan tepat.

‎Puncaknya, pembinaan mental karakter digalakkan untuk membentuk jiwa baja. Para peserta dibentuk menjadi pribadi yang tidak hanya kuat fisik dan terampil, tetapi juga memiliki keteguhan hati dan kesiapan batin yang tinggi untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

‎Salah seorang peserta dari wilayah Kecamatan Nunukan Selatan, Endang Srini memastikan, Sebagai kader perempuan, dirinya merasa sangat terhormat mendapatkan pembekalan yang begitu lengkap dan berharga.pada kegiatan tersebut.

‎”Kegiatan ini membuka wawasan kami. Bahwa kami pun mampu menjadi garda terdepan yang siap siaga dalam berbagai situasi. Kami pulang membawa tekad yang lebih kuat, untuk terus berkarya, berani memimpin, dan menjadi manfaat bagi lingkungan sekitar.” ujar Endang.

Komentar

Related Articles

Back to top button