Umum

PNN Siapkan SDM Masa Depan Bertalenta Unggul

Melalui Pelatihan Manajemen Talenta

NUNUKAN – Politeknik Negeri Nunukan (PNN) memanfaatkan masa libur kuliah untuk memacu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan kampus. Selama tiga hari berturut-turut, Selasa hingga Kamis (28–30 Juli 2026), manajemen menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Talenta yang diikuti oleh 75 pegawai, mulai dari jajaran dosen hingga staf pelaksana.

Wakil Direktur II Bidang Non Akademik, Rofiqoh, menjelaskan kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan upaya terarah untuk membekali seluruh elemen kampus dalam merencanakan, mengembangkan, hingga menempatkan orang-orang berpotensi pada posisi yang paling sesuai.

“Kami melakukan pemetaan mendalam menggunakan sistem pengukuran kuadran, agar potensi dan kinerja setiap pegawai dapat diketahui secara akurat,” ujar Rofiqoh.

Langkah ini ditujukan untuk menjamin ketersediaan kader pemimpin dan talenta unggul di masa mendatang, mewujudkan jenjang karier yang adil murni berbasis kompetensi, serta mendorong efisiensi dan produktivitas kerja yang lebih tinggi.

“Tujuannya jelas: agar kami mampu menempatkan pegawai terbaik pada posisi yang tepat secara objektif dan transparan, demi mendukung tujuan strategis kampus,” tegasnya.

Berdasarkan hasil evaluasi, ditemukan beberapa hal yang segera ditindaklanjuti. Bagi yang masih membutuhkan peningkatan kemampuan, akan disusun program penguatan. Sementara bagi yang dinilai tidak sesuai dengan tugas saat ini, akan segera dilakukan penyesuaian penempatan ke unit kerja yang lebih pas.

“Apabila manajemen dan pegawai memiliki pandangan yang sama mengenai hal yang perlu dibenahi, kami segera cari solusi terbaik bersama,” tambahnya.

Analisis ini tidak hanya menyoroti kinerja perorangan, tetapi juga mengukur keharmonisan kerja sama tim di setiap unit. Sejauh mana individu mampu memberikan kontribusi maksimal dalam kelompoknya menjadi fokus utama perbaikan.

Di akhir keterangannya, Rofiqoh mengajak seluruh pegawai untuk mengubah pola pikir kerja:

“Kita sudah tidak berada di era seseorang datang bekerja hanya sekadar memenuhi kewajiban rutinitas semata. Tapi kita berada di era dimana setiap langkah kerja harus memberi makna, setiap potensi harus dikembangkan, dan setiap individu adalah kunci kemajuan bersama.”(ADHE/DIKSIPRO)

Komentar

Related Articles

Back to top button