InternasionalNunukanPendidikanSeni & HiburanUmum

Lagu Kebangsaan Malaysia ‘Negaraku’ Berkumandang di SMA IT Ibnu Sina Nunukan

NUNUKAN – Peristiwa cukup menarik terjadi di salah satu sekolah Tingkat SLTA di Nunukan pada Sabtu (24/1/2026). Menarik perhatian, karena lagu kebangsaan Malaysia ’Negaraku terdengar keras menggema dari salah satu ruang kelas Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Ibnu Sina Nunukan.

Eits…… Jangan dulu salah menduga.

Lagu kebangsaan Malaysia yang terdengar dari gedung sekolah yang berlokasi di Jl. Ujang Dewa, Kecamatan Nunukan Selatan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara tersebut, bukan menandakan telah terkikisnya rasa nasionalisme atau runtuhnya semangat NKRI di lingkungan sekolah menengah berbasis pendidikanIslam terpadu (Imtaq), nasionalis, dan berjiwa kewirausahaan ini.

Lagu‘Negaraku’ tersebut berkumandang pada seremonial acara penyambutan kunjungan Yang Amat Berhormat (YAB) Menteri Besar Kelantan, Malaysia, Dato’ H. M. Nassuruddin bin H. Daud beserta rombongan yang saat itu digelar pengurus Yayasan Pendidikan Ibnu Sina Nunukan serta sejumlah ustad dan ustadzah tenaga pendidik mereka.

Pada konteks kunjungan persahabatan oleh unsur masyarakat dari dua negara berbeda, pemutaran audio lagu kebangsaan masing-masing negara, tentu saja diperbolehkan sebagai bentuk penghormatan antara satu sama lainnya.

Jika terdapat sedikit kekeliruan dalam pelaksanaan seremonial memperdengarkan lagu kebangsaan masing-masing negara yang berlangsung saat itu, adalah didahulukannya lagu Indonesia Raya. Berikutnya, atau giliran kedua, lagu Negaraku. Jika mengacu dasar keprotokoleran maka yang didahulukan adalah lagu kebangsaan negara tamu. Baru dilanjutkan dengan lagu kebangsaan negara tuan rumah.

Terlepas dari hal tersebut, kehadiran pejabat berstatus Menteri Besar pada salah satu wilayah di Negara Bagian Semenanjung  Malaysia itu rupanya memberi berkah tersendiri bagi SMAIT Ibnu Sina Nunukan. Kendati disebut-sebut sebagai kunjungan dadakan, karena memang tidak direncanakan jauh sebelumnya. Tidak disangka, gedung sekolah yang dijadikan tempat pertemuan silaturahmi dilakukan mendapat donasi bantuan dana pribadi dari YAB Dato’ Nassuruddin bin H. Daud.

Menurut Kepala SMAIT Ibnu Sina Nunukan, Ustad Ariffuddin, donasi dana sebesar Rp 6 juta yang diperoleh dari Dato’ Nassuruddin yang bergelar Dato’ Panglima Perang tersebut dipastikan pemanfaatannya untuk opersional sekolah yang dipimpinnya tersebut. Salah satu kebutuhan yang cukup mendesak, meratakan lahan gundukan yang ada di sisi kiri gedung sekolah.

“Bagian lahan tersebut merupakan akses jalan utama para siswa dan guru berjalan memasuki halaman gedung sekolah. Kondisi jalannya yang miring dan bergelombang cukup menyulitkan saat dilintasi,” kata Ariffudin.

Jika dari dana yang diprioritaskan untuk meratakan bagian lahan seperti yang disebutkan tadi masih diperoleh kelebihan sisa, lanjut Ariffuddin lagi, penggunaannya akan dialihkan pada kebutuhan lain sekolah yang beberapa diantaranya sementara ini belum terakomodir (ADHE/DIKSIPRO)   

Komentar

Related Articles

Back to top button