Pendidikan

Politeknik Negeri Nunukan Hadirkan Sarjana Terapan Bahasa Inggris

Jawab Kebutuhan Tenaga Profesional Perbatasan

NUNUKAN – Politeknik Negeri Nunukan (PNN) resmi meluncurkan Program Studi Sarjana Terapan Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, sebuah langkah strategis yang dirancang khusus untuk menjawab tantangan sekaligus memanfaatkan peluang ekonomi di wilayah perbatasan. Peluncuran berlangsung di lingkungan Kampus PNN, belum lama ini.

Direktur Politeknik Negeri Nunukan, Arkas Viddy, menjelaskan pada Senin (29/06/2026) bahwa program studi ini lahir dari kebutuhan nyata dunia kerja yang terus meningkat seiring posisi strategis Kabupaten Nunukan.

‎‎”Sebagai daerah perbatasan yang berada pada jalur interaksi ekonomi dan sosial budaya yang dinamis, kedekatan Nunukan dengan negara tetangga serta meningkatnya aktivitas perdagangan dan investasi sektor jasa, menuntut hadirnya tenaga profesional yang mampu berkomunikasi secara efektif dalam bahasa internasional, khususnya bahasa Inggris dalam bidang bisnis,” tegas Arkas Viddy.

‎Nunukan yang berbatasan langsung dengan Sabah, Malaysia, memiliki aktivitas ekonomi yang cukup tinggi. Sebuah keunggulan sekaligus tantangan yang membutuhkan SDM berdaya saing internasional. Program studi ini hadir dengan pendekatan berbasis kebutuhan industri dan dunia usaha, bukan sekadar mengajarkan bahasa, tetapi memadukannya dengan keterampilan yang langsung dibutuhkan pasar:

‎‎- Kemampuan bahasa Inggris tingkat profesional
‎- Komunikasi bisnis dan profesional
‎- Kewirausahaan
‎- Teknologi digital
‎- Keterampilan kerja praktis

“Atas dasar itulah Politeknik Negeri Nunukan menghadirkan Program Studi Sarjana Terapan Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan kerja masa kini dan masa depan dengan memadukan kompetensi bahasa Inggris, komunikasi profesional, bisnis dan teknologi digital, kewirausahaan, serta keterampilan kerja,” ujar Arkas Viddy menegaskan.

‎‎Pemerintah Kabupaten Nunukan memberikan dukungan penuh atas langkah strategis ini. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Nunukan, Juni Mardiansyah, yang mewakili Bupati Nunukan menyampaikan apresiasi yang tinggi.

‎”Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan, saya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah strategis Politeknik Negeri Nunukan ini. Kita tahu Nunukan adalah daerah perbatasan yang berhadapan langsung dengan Sabah, Malaysia. Artinya peluang kerja sama pariwisata, bisnis, dan jasa profesional terbuka sangat lebar. Hadirnya Program Studi Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional ini adalah jawabannya,” ungkap Juni Mardiansyah.

‎Dengan hadirnya program studi ini, Politeknik Negeri Nunukan semakin menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan vokasi yang tidak hanya mengikuti perkembangan zaman, tetapi mendorong dan membentuk masa depan sumber daya manusia di perbatasan Kalimantan Utara. Lulusan program ini diproyeksikan siap mengisi kebutuhan tenaga profesional di sektor perdagangan, pariwisata, jasa, hingga investasi yang semakin berkembang di kawasan perbatasan. (ADHE/DIKSIPRO)

Komentar

Related Articles

Back to top button