Mahfuz S.Ag. Pimpin IPIM Nunukan Periode 2026-2030
Fokus Utama Tingkatkan Kualitas dan Kesejahteraan Imam Masjid

NUNUKAN – Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para imam masjid menjadi prioritas utama program kerja kepengurusan Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kabupaten Nunukan, yang baru saja dikukuhkan pada Kamis, 25 Juni 2026.
Ketua terpilih IPIM Nunukan, Ustad Mahfuz, S.Ag., menyampaikan hal ini tak lama setelah pelantikan pengurus yang dipimpin langsung oleh Ketua Wilayah IPIM Kalimantan Utara, H. Basmar, S.Ag., M.M.
“Kami sadar masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki. Oleh karena itu, langkah awal yang akan kami tempuh adalah menggelar serangkaian pelatihan untuk mengatasi berbagai keterbatasan yang ada,” tegas Mahfuz.
Tak hanya soal kompetensi, kesejahteraan para imam juga menjadi perhatian serius. Menurut Mahfuz, pihaknya akan menjalin komunikasi dan kerja sama erat dengan Pemerintah Daerah serta DPRD agar tersedia program bantuan yang layak bagi para imam masjid.
Untuk masa bakti 2026–2031, kepengurusan inti IPIM Nunukan didampingi Ustad Muhammad Afriadi sebagai Sekretaris dan Ustad Muhammad Jawahir sebagai Bendahara.
Dalam kesempatan itu, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri yang diwakili Asisten Administrasi Sirajuddin berharap organisasi ini menjadi wadah yang menyusun program nyata, strategis, dan bermanfaat luas bagi umat.
“Program kerja IPIM Nunukan hendaknya direncanakan dengan matang, disesuaikan dengan kebutuhan, dan berorientasi pada hasil yang nyata serta bermanfaat bagi anggota dan lingkungan sekitar.” tegas Bupati.
Pejabat ini juga menyampaikan harapan, rencana kerja peningkatan kemampuan para imam masjid seperti yang dikatakan oleh ketua terpuilih benar-benar dapat dijalankan dan dirasakan hasilnya.
Sebagai dukungan awal, Ketua Wilayah IPIM Kaltara juga menyerahkan bantuan yang bersumber dari Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Paliwang sebesar Rp500 ribu per orang, untuk seluruh imam masjid yang terdaftar resmi di Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Nunukan. Penyerahan secara simbolis diberikan kepada lima perwakilan imam di hadapan hadirin.(ADHE/DIKSIPRO)



