Legalitas Lahan Rampung, Pembangunan BPVP Kaltara Siap Dimulai

JAKARTA – Langkah nyata peningkatan kualitas SDM Kalimantan Utara semakin dekat. Pemerintah Provinsi Kaltara telah menyelesaikan seluruh proses legalitas lahan untuk pembangunan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di Tanjung Selor. Kini, proses pembangunan fisik dapat segera dilanjutkan tanpa hambatan administrasi.
Upaya ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, untuk mempercepat ketersediaan fasilitas pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan daerah. Koordinasi intensif terus dilakukan bersama Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltara, H. Asnawi, melaksanakan audiensi di Gedung Vokasi Kemenaker RI pada Senin (15/6). Dalam pertemuan dengan Direktur Bina Kelembagaan Pelatihan Vokasi, Andri Susila, dibahas percepatan operasional serta penyusunan program pelatihan yang selaras dengan perkembangan industri di Kaltara.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan lancar agar fasilitas ini segera dapat dimanfaatkan warga untuk meningkatkan kompetensi kerja,” ujar Asnawi.
Momen penting terjadi saat penyerahan Sertifikat Lahan dan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) kepada pihak Kemenaker RI. Bersama Pejabat Pembuat Komitmen BPVP Bulungan, Jagad Prayogo, dokumen kepemilikan resmi diserahkan sebagai bukti bahwa status lahan sudah sah dan bebas masalah.
“Dengan legalitas tuntas, pintu pembangunan fisik kini terbuka lebar. Tidak ada lagi kendala administrasi yang menghambat,” tegasnya.
Saat ini proses persiapan teknis sedang berjalan, mulai dari penyusunan Rencana Anggaran Biaya hingga penyerahan data standar harga dari Pemprov Kaltara dan Pemkab Bulungan sebagai acuan.
Kemenaker RI menargetkan proses tender pembangunan dapat dimulai pada awal Juli 2026. Setelah penyedia jasa ditetapkan, pekerjaan fisik akan segera dilaksanakan.
BPVP nantinya diharapkan menjadi pusat pengembangan keterampilan andalan, mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing guna mendukung pertumbuhan ekonomi serta kemajuan daerah Kalimantan Utara. (dkisp/ADV)



