NUNUKAN – Panggung terbuka Paras Fest berubah menjadi panggung kebanggaan budaya lokal saat Lomba Fashion Show memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 Kabupaten Nunukan, Selasa (6/10/2026). Kegiatan yang digelar di kawasan cat walk Paras Fest ini menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus upaya melestarikan warisan budaya khas daerah, yaitu Batik Lulantatibu.
Kali ini, peserta lomba diwajibkan mengeksplorasi dan mengenakan busana berbasis Batik Lulantatibu. Batik khas andalan Kabupaten Nunukan yang kaya akan makna dan motif lokal. Tak kurang dari 60 peserta dari enam kategori berbeda tampil memukau di hadapan dewan juri dan ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.
Peserta terbagi dalam kategori Sekolah Dasar (SD) Putra dan Putri, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Putra dan Putri, serta kategori paling bergengsi yaitu tingkat SMA dan Umum, baik untuk putra maupun putri. Rinciannya, kategori SD Putra diikuti 5 peserta, SD Putri 21 peserta, SMP Putra 4 peserta, SMP Putri 6 peserta, SMA & Umum Putra 10 peserta, dan SMA & Umum Putri 14 peserta.
Setelah penilaian ketat berlangsung, dewan juri akhirnya menetapkan para pemenang di setiap kategori. Pada kategori SD Putra, Luth Ali Alumsyah keluar sebagai Juara I dengan perolehan nilai 86,25. Sementara di kategori SD Putri, gelar juara I berhasil diraih oleh Asyifa Azzahra Safitri yang berhasil mengumpulkan total angka penilaian 90,8.
Beralih ke kategori SMP Putra, Muhammad David Afriansyah unggul dengan nilai tertinggi 90,55 dan menyabet juara I. Di sisi lain, juara I kategori SMP Putri jatuh ke tangan Fitria Zalsabillah yang memperoleh nilai 89,8
Kategori yang paling dinanti dan mendapat sorotan serta antusiasme tertinggi dari para penonton adalah kategori SMA dan Umum. Di kelompok putra, Huryansyah tampil memukau dan meraih nilai akumulasi 90,55, memastikan dirinya sebagai juara I. Sementara di kelompok putri, Sahira Aprilya Echben menempati posisi teratas dengan nilai 89,8.
Salah seorang panitia, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa mengangkat Batik Lulantatibu ke atas cat walk lomba fashion show bukan sekadar seremonial, melainkan upaya nyata untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan identitas lokal Kabupaten Nunukan.
“Kami ingin Batik Lulantatibu semakin dikenal, dicintai, dan terus hidup di tengah masyarakat, terutama di kalangan generasi muda,” ujarnya.
Staf di Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Nunukan ini menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi Pemerintah Daerah untuk mendorong kreativitas dan inovasi generasi muda.
“Melalui lomba ini, kami ingin batik khas daerah tetap relevan. Peserta bebas mengkreasikan desain busana agar sesuai selera masa kini, tanpa meninggalkan lima motif dasar yang menjadi ciri khasnya,” ungkapnya.
Berikut daftar lengkap para pemenang beserta perolehan nilainya, kategori SD Putra :
Juara I: Luth Ali Alumsyah (86,25) Juara II: Muhammad Rioraffa Adnan Pandi (83,3), Juara III Muhammad Stabil Basir (82,2) dan Juara Favorit: Manafman Pasomba (79,35) Kategori SD Putri Juara I: Asyifa Azzahra Safitri, Juara II: Maritza Ashifa Ridwadhani (89,5), Juara III: Alesha Alifa Hibatullah (88,6) dan Juara Favorit: Nayla Adzkirab Zahwa (88,15)
Kategori SMP Putra, Juara I: Muhammad David Afriansyah (90,55), Juara II: Muhammad Sabri Naizar Echben (87,85), Juara III: Alif Fatharani (82,85) dan Juara Favorit: Muhammad Rizky Aditya (82,5)
Kategori SMP Putri, Juara I: Fitria Zalsabillah, Juara II: Alya Nursyahira (85,5), Juara III: Najwa Quinara Ramadhani (85) dan Juara Favorit: Marscha Queen (84,65)
Kategori SMA & Umum Putra, Juara I: Huryansyah (90,55), Juara II: Muhammad Dafa Almer Dzaki (88,9), Juara III: Farhan Hafizhun Alim (85,55) dan Juara Favorit: Sahrul S. Mastur (84,8)
Kategori SMA & Umum Putri, Juara I: Sahira Aprilya Echben (89,8), Juara II: Melona Syafitri Pasomba (88,55), Juara III: Sofiana (86,65) dan
Juara Favorit: Safa Riski Audina (86,6)
Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang tak hanya membawa pulang piala dan sertifikat, tetapi juga mendapatkan dana pembinaan. Juara I berhak atas Rp 2.000.000, Juara II Rp 1.750.000, Juara III Rp 1.500.000, dan setiap Juara Favorit menerima Rp 1.000.000.
Lomba fashion show ini diharapkan menjadi momentum berkelanjutan agar Batik Lulantatibu semakin dikenal luas, tak hanya sebagai kain, melainkan sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. (ADHE/DIKSIPRO)
