TANJUNG SELOR – Semangat kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026 bergema begitu kuat di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan! Bukan sekadar upacara, warga dan pemerintah kecamatan menyatukan kekuatan untuk menghadirkan perayaan yang hidup, dinamis, dan sarat makna — memadukan olahraga prestasi, permainan tradisional, hingga seni budaya asli daerah.
Berlangsung meriah sejak 11 hingga 19 Agustus 2026, rangkaian kegiatan ini bukan hanya ajang perlombaan semata. Lebih dari itu, ia menjadi ruang hangat untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, sekaligus menjaga warisan leluhur tetap hidup di tengah masyarakat.
Suasana Lapangan Sepakbola Desa Peso berubah menjadi pesta rakyat! Beragam cabang dipertandingkan: sepakbola, bola voli, bulutangkis, tenis meja, sepak takraw, hingga senam. Tak kalah seru, olahraga tradisional yang menjadi kebanggaan warga juga tampil mendominasi, menyumpit, gasing, perahu dayung, perahu tinting, tarik tambang, dan bakiak.
Unsur seni dan budaya pun tak kalah mencolok. Penampilan tari tradisional, musik Sampe yang merdu, paduan suara, hingga lomba menembak senapan PCP menambah warna dan keberagaman dalam perayaan kali ini.
Pembukaan kegiatan dilakukan secara resmi oleh Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si. Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md., Ketua DPRD H. Riyanto, S.Sos., beserta jajaran DPRD, Forkopimda, pemerintah kabupaten, Camat Peso, kepala desa, dan tokoh masyarakat.
Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas antusiasme warga yang begitu tinggi menyambut kemerdekaan.
“Kemerdekaan tidak cukup dirayakan hanya dengan upacara. Ia harus diisi dengan kegiatan yang bermanfaat, membangun kebersamaan, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air kepada seluruh lapisan masyarakat — hingga ke pelosok desa,” ujar Syarwani.
Menurutnya, perpaduan olahraga dan budaya seperti ini sangat strategis: mempertemukan warga dari berbagai latar belakang dalam suasana gembira, sekaligus menanamkan jiwa sportivitas dan kepercayaan diri generasi muda.
Di kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan sarana olahraga berupa lima bola untuk setiap sekolah di Kecamatan Peso — mencakup 11 SD, 7 SLTP, dan 1 SMU. Bantuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pembinaan bibit atlet potensial sejak usia dini.
“Pembinaan olahraga tidak bisa instan. Butuh proses panjang: mulai dari mengenalkan olahraga kepada anak-anak, menyediakan sarana, membina secara rutin, hingga memberi kesempatan berkompetisi,” tegasnya.
Perayaan HUT RI ke-81 di Peso membuktikan: kemerdekaan bukan hanya tentang merayakan masa lalu, tetapi membangun masa depan yang sehat, bersatu, dan bangga akan identitas sendiri.
