NUNUKAN – Langkah nyata peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) kembali diambil oleh Perumda Air Minum Tirta Taka Nunukan. Tahun akademik 2026/2027 ini, sebanyak 22 karyawan berijazah SMA akan mengikuti program kelas khusus jenjang Sarjana Terapan (S1) Bahasa Inggris di Politeknik Negeri Nunukan (PNN) secara daring.
Angka ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan program serupa sebelumnya yang hanya diikuti 12 peserta, dan sekaligus menjadi tonggak kenaikan jenjang pendidikan dari sebelumnya hanya Diploma 3 (D3) ke tingkat sarjana terapan.
Wakil Direktur I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan PNN, Andi Syarifuddin, SE., M.Si., menjelaskan bahwa kerjasama ini dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan kapasitas pegawai Perumda.
“Jika pada kegiatan kerjasama yang pernah dilakukan sebelumnya jenjang pendidikannya hanya D3, mulai tahun ini sudah ditingkatkan ke jenjang sarjana terapan. Ini bukti komitmen bersama untuk mencetak tenaga kerja yang tidak hanya terampil secara teknis, tapi juga memiliki wawasan luas dan kemampuan komunikasi yang mumpuni,” ujarnya saat kegiatan sosialisasi yang dihadiri pimpinan Perumda dan calon mahasiswa, baik hadir langsung maupun secara daring bagi staf yang bertugas di unit cabang berbagai kecamatan se-Kabupaten Nunukan.
Dosen Bahasa Inggris PNN, Harianti, menambahkan bahwa pemilihan jurusan Bahasa Inggris bukan tanpa alasan. Di era digital dan terbukanya peluang kerjasama antarwilayah bahkan internasional, kemampuan bahasa asing menjadi bekal penting bagi pegawai Perumda untuk mengakses referensi teknologi pengelolaan air bersih terkini, menyusun laporan berstandar nasional, hingga berkomunikasi dengan mitra kerja dari luar negeri. Metode pembelajaran yang diterapkan pun disesuaikan dengan jadwal kerja peserta, sehingga tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Taka Nunukan, Arpiansyah, SE., menyambut antusias program ini. Menurutnya, peningkatan kualifikasi pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa ditunda.
“Tuntutan pelayanan air bersih yang semakin baik, pengelolaan sistem yang semakin canggih, serta kebutuhan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi menuntut kita memiliki SDM yang unggul. Kerjasama dengan PNN ini adalah jawaban nyata kami untuk menjawab tantangan tersebut, demi memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Nunukan,” tegasnya.
Tenaga dosen lainnya di PNN, Herlina menjelaskan bahwa jerjasama antara lembaga layanan publik dengan perguruan tinggi seperti ini kini menjadi standar praktik terbaik di sektor pelayanan dasar.
“Peningkatan jenjang pendidikan pegawai juga sejalan dengan arahan pemerintah daerah untuk mewujudkan tata kelola perusahaan daerah yang profesional, berdaya saing, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujar Herlina.
Dia berharap dalam waktu 4 tahun ke depan, seluruh peserta lulus dan membawa perubahan positif pada sistem kerja serta kualitas pelayanan air bersih di seluruh pelosok Kabupaten Nunukan. (ADHE/DIKSIPRO(
