SPPG Bukit Arung Sejahtera Sajikan Nasi Krayan Bernilai Premium untuk Peringatan HUT RI ke-81

NUNUKAN – Sebuah kejutan istimewa dan penuh makna disajikan SPPG Bukit Arung Sejahtera untuk para pelajar penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di momen peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 Di Nunukan. Pada Senin (18/8/2026), nasi yang dibagikan ke sekolah-sekolah bukanlah nasi biasa. Melainkan nasi dari beras Krayan, beras padi Adan yang legendaris karena kualitasnya yang premium dan harganya yang tinggi.

‎Di pasaran Kabupaten Nunukan, beras Krayan yang telah mendapat subsidi biaya angkutan udara saja dihargai Rp55.000 per kilogram. Tanpa subsidi, harganya bisa melonjak hingga Rp90.000 per kilogram. Sungguh angka yang tidak murah. Karena itulah, tidak semua orang berkesempatan merasakannya. Namun di hari istimewa kemerdekaan ini, para pelajar bisa menikmati kelezatan beras andalan daerah sendiri.

‎Mitra SPPG Bukit Arung Sejahtera, Sumari, menjelaskan alasan di balik pemilihan beras Krayan ini. Ia ingin agar generasi muda tidak hanya mendengar cerita tentang keunggulan beras Krayan, tetapi benar-benar merasakannya sendiri.

‎”Generasi muda kita tidak hanya mendengar cerita dari mulut ke mulut tentang beras Krayan dengan segala keunggulannya, tapi pernah juga merasakannya,” ujar Sumari.

‎Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk menggairahkan semangat para petani Krayan. Ketika hasil kerja keras mereka digemari dan dibutuhkan semakin luas, tentu menjadi motivasi tambahan untuk terus mengelola sawah padi Adan dengan lebih baik lagi.

‎Bukan hanya para pelajar yang berkesempatan mencicipi kelezatan nasi Krayan. SPPG Bukit Arung Sejahtera hari itu  juga mengundang pimpinan dan staf instansi terkait, tokoh masyarakat sekitar, serta tokoh-tokoh etnis untuk makan siang bersama. Semuanya disajikan dengan nasi Krayan yang sama. Sebuah momen kebersamaan yang sekaligus memperkenalkan komoditas unggulan daerah kepada berbagai elemen masyarakat.

‎Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nunukan, Muchtar, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, langkah ini sangat selaras dengan upaya pemerintah daerah untuk mengangkat produk unggulan lokal ke tingkat yang lebih luas.

‎”Saya sangat mengapresiasi inisiatif SPPG Bukit Arung Sejahtera. Ini bukan sekadar menyajikan makanan lezat, melainkan upaya nyata mempromosikan produk unggulan daerah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan para petani Krayan. Semoga ini menjadi dorongan untuk semakin mengembangkan dan memasarkan beras Krayan ke pasar yang lebih luas lagi,” ungkap Muchtar.

‎Muchtar berharap langkah ini juga dapat ditiru oleh SPPG lainnya yang ada di wilayah Kabupaten Nunukan.


‎Tokoh Masyarakat Adat Krayan, Amos Balang yang juga hadir memenuhi undangan makan siang bersama saat itu menyambut baik dan merasa sangat bangga dengan langkah ini.

‎”Saya cukup bangga dengan inisiatif Mitra SPPG Bukit Arung Sejahtera. Bagaimanapun, beras Krayan merupakan produk unggulan yang harusnya menjadi tuan rumah di negara sendiri. Bahkan ada beberapa keluarga pemerintahan negara luar terdekat yang menjadikannya konsumsi sehari-hari. Hal ini juga dapat membangkitkan semangat petani di Krayan untuk terus mengembangkan usaha pertanian sawah padi Adan tersebut,” tegas Amos Balang.

‎Nasi beras Krayan di piring anak-anak sekolah, bukan sekadar makanan, melainkan rasa bangga akan tanah air dan harapan untuk petani lokal. Semoga ke depannya, semakin banyak produk unggulan daerah yang bisa dinikmati dan dibanggakan oleh masyarakat luas. (ADHE/DIKSIPRO)

Komentar
Exit mobile version