TANJUNG SELOR – Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kawasan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor semakin dekat realisasinya. Setelah seluruh proses legalitas lahan rampung, proyek ini akan segera memasuki tahap pelelangan, didukung penuh oleh Anggota DPR RI Dapil Kaltara Hj. Rahmawati Zainal, S.H.
Keberadaan BLK dinilai menjadi jawaban strategis untuk menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap bersaing seiring dengan pertumbuhan investasi serta proyek strategis di Kaltara.
“Kita butuh tenaga kerja yang keterampilannya sesuai kebutuhan industri. Kehadiran BLK ini diharapkan menjadi sarana pelatihan agar warga lokal bisa mengisi peluang kerja yang ada, bukan hanya menjadi penonton,” ujar Hj. Rahmawati.
Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kaltara H. Asnawi, S.Sos., M.Si., menjelaskan lahan seluas yang dibutuhkan telah resmi diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan melalui proses pengalihan hak sertifikat dari aset Pemprov Kaltara.
“Legalitas sudah selesai sepenuhnya. Ini adalah hasil kerja sama daerah yang menyiapkan lahan, serta dukungan kuat dari Ibu Rahmawati yang terus mendorong prosesnya di tingkat pusat,” ungkapnya.
Saat ini, rancangan teknis dan dokumen perencanaan sudah lengkap. Kemenaker RI sedang menyusun anggaran biaya, dengan target pelaksanaan tender dimulai awal Juli 2026, dan pembangunan fisik dapat dimulai pada awal Agustus mendatang.
BLK ini akan berdiri di lokasi strategis, menghubungkan jalur menuju Tanjung Palas, Malinau, serta Kawasan Industri Hijau Tanah Kuning–Mangkupadi. Seluruh biaya pembangunan hingga penyediaan peralatan pelatihan ditanggung sepenuhnya oleh Kemenaker RI.
Nantinya, BLK ini diharapkan melahirkan tenaga kerja terampil yang siap mendukung pembangunan daerah dan memastikan masyarakat lokal merasakan manfaat langsung dari pertumbuhan ekonomi Kaltara.
“Mari dukung bersama agar fasilitas ini segera berfungsi dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan sumber daya manusia di Bumi Benuanta,” pungkas Asnawi. (dkisp/ADV)
