Semarak Wisuda Ke-IV PNN Tahun 2026

Gubernur : "Pendidikan vokasi jembatan penghubung dunia akademik dengan kebutuhan nyata dunia usaha dan industri yang sempurna,"

NUNUKAN — Suasana penuh kebanggaan dan harapan menyelimuti lantai 3 Gedung Laboratorium Terpadu Politeknik Negeri Nunukan (PNN) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Acara Wisuda Ke-IV PNN berlangsung semarak dan terasa begitu istimewa, bukan hanya karena 103 wisudawan resmi dikukuhkan, tetapi juga karena kehadiran langsung Gubernur Kalimantan Utara yang menyampaikan pesan penting tentang masa depan pembangunan daerah.

Kegiatan ini menjadi momen bersejarah bagi seluruh sivitas akademika PNN. Di tengah prosesi yang khidmat namun hangat, nama-nama lulusan terbaik dengan pencapaian akademik tertinggi pun secara resmi diumumkan, menjadi inspirasi bagi seluruh wisudawan dan keluarga yang hadir.

Dari Program Studi Administrasi Bisnis, posisi Lulusan Terbaik I diraih oleh Nurul Adilan Citra dengan IPK 3,75. Posisi Terbaik II jatuh kepada Siti Romlah dengan IPK 3,74, dan Terbaik III diraih oleh rekan lainnya dengan IPK 3,70.

Sementara itu, dari Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, prestasi lebih tinggi kembali terukir. Lulusan Terbaik I diraih oleh Abd. Rahman dengan IPK 3,84 — salah satu yang tertinggi pada angkatan ini. Posisi Terbaik II disabet oleh Renita dengan IPK 3,80, dan Terbaik III jatuh kepada Nursyafika dengan IPK 3,71.

Kehadiran Gubernur Kalimantan Utara, Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., memberikan kehormatan tersendiri bagi pelaksanaan acara kali ini. Di hadapan ratusan wisudawan, orang tua, dan tamu undangan, beliau menyampaikan orasi ilmiah bertema: “Sinergitas Pendidikan Vokasi dan Transformasi Daerah Mewujudkan Output Lulusan Unggul, Berdaya Saing, dan Berdampak Menuju Indonesia Emas.”

“Ini merupakan sebuah referensi akademis yang berdampak langsung pada denyut nadi pembangunan Provinsi Kalimantan Utara,” tegas Gubernur Zainal membuka orasinya.

Dikatakan Zainal, Provinsi Kalimantan Utara telah meletakkan pondasi transformasi daerah yang selaras dengan visi pembangunan jangka panjang. Dalam kerangka tersebut, pendidikan vokasi memegang peran yang sangat penting dan krusial.

“Karenanya yang dibutuhkan saat ini bukan sekadar pemikir di balik meja, melainkan para tenaga terampil, praktisi, dan inovator yang siap bekerja keras langsung untuk menjawab tantangan kebutuhan tersebut,” ungkapnya.

Pendidikan vokasi, lanjut Zainal, hadir sebagai jembatan penghubung yang sinergi dan menyempurnakan hubungan antara dunia akademik dengan kebutuhan nyata dunia usaha dan dunia industri.

Sementara itu, dalam sambutannya, Direktur PNN, Arkas Viddy, Ph.D., menyampaikan berbagai kemajuan dan prestasi yang berhasil diraih institusi di usianya yang masih muda. Salah satu pencapaian yang dibanggakan adalah banyaknya mahasiswa yang telah diterima bekerja di berbagai perusahaan ternama, bahkan saat mereka masih dalam masa perkuliahan.

“Perkembangan kemajuan terbaru, saat ini PNN sudah memiliki Gedung Laboratorium Terpadu yang berfungsi sebagai pusat kegiatan praktikum, penelitian, dan pengembangan kompetensi mahasiswa serta dosen PNN,” tegas Arkas Viddy dengan bangga.

Gedung dua lantai yang baru saja dimanfaatkan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lulusan PNN agar semakin siap bersaing di dunia kerja. Dengan fasilitas yang semakin lengkap dan sistem pendidikan yang terus diperbarui, PNN berkomitmen untuk terus melahirkan tenaga terampil yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mumpuni dalam praktik langsung.

Acara wisuda ini ditutup dengan harapan besar agar para lulusan dapat membawa nama baik almamater, menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Kalimantan Utara. (ADHE/DIKSIPRO)

Komentar
Exit mobile version