TANJUNG SELOR – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti halaman Rumah Jabatan Bupati Bulungan pada acara Malam Ramah Tamah Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Bukan sekadar perayaan seremonial, momen ini menjadi bukti nyata: persatuan dan gotong royong adalah jantung pembangunan daerah.
Acara dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, pejabat Pemkab Bulungan, hingga anggota Paskibraka Kabupaten Bulungan lengkap bersama orang tua dan para pelatihnya. Semua berkumpul dalam satu ikatan, pemerintah, masyarakat, dan generasi muda, merayakan kemerdekaan dengan hati yang bersatu.
Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., membuka acara dengan apresiasi yang mendalam, khususnya kepada para Paskibraka yang telah mengemban tugas mulia mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.
“Terima kasih dan rasa bangga saya sampaikan kepada anak-anakku anggota Paskibraka, para pelatih, serta para orangtua. Kedisiplinan, kerja keras, dan dedikasi yang ditunjukkan adalah wujud nyata semangat patriotisme generasi muda Bulungan,” ucap Bupati dengan bangga.
Bagi Syarwani, menjadi Paskibraka jauh lebih dari sekadar baris-berbaris. Itu adalah proses pembentukan karakter — menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan cinta tanah air yang akan terus membekas seumur hidup.
Lebih dalam, Bupati menekankan bahwa peringatan kemerdekaan tidak boleh berhenti pada upacara semata. Ia harus menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan membangun bersama.
“Semangat kebersamaan dan gotong royong adalah kunci utama keberhasilan pembangunan di Kabupaten Bulungan. Tanpa persatuan dan kepedulian bersama, pencapaian yang kita rasakan saat ini tidak akan terwujud,” tegasnya.
Pemerintah daerah, lanjut Syarwani, tidak dapat berjalan sendiri. Dukungan dan partisipasi masyarakat adalah napas yang membuat pembangunan terus bergerak maju. Semangat perjuangan para pahlawan harus menjadi inspirasi nyata dalam mengisi kemerdekaan dengan karya bersama.
Malam semakin hangat dengan pemotongan tumpeng, penyerahan piagam penghargaan kepada para Paskibraka, serta sesi foto bersama yang penuh keakraban. Ramah tamah yang menyusul menjadi ruang berharga — di mana batas antara pejabat dan masyarakat melebur menjadi satu dalam kebersamaan yang tulus.
Melalui momentum HUT ke-81 ini, harapannya sederhana namun kuat: semangat persatuan kian mengakar, gotong royong terus menyala, dan seluruh elemen masyarakat bergerak bahu-membahu mewujudkan Bulungan yang maju, harmonis, dan sejahtera
