PNN Turunkan Kontingen ke PORSENI XV

Berjuang di Medan, Mengasah Mental Bertanding Nasional

NUNUKAN – Politeknik Negeri Nunukan (PNN) tampil berani di kancah nasional. Kampus vokasi di perbatasan Kalimantan Utara ini resmi mengirimkan kontingen mahasiswanya untuk berlaga dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) XV Politeknik se-Indonesia Tahun 2026. Ajang bergengsi ini diselenggarakan di Politeknik Negeri Medan (Polmed), Sumatera Utara, berlangsung dari 24 Juli hingga 2 Agustus 2026.

‎Rombongan PNN dipimpin langsung oleh Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Andi Syarifuddin. Sebelum berangkat ke Medan, seluruh atlet dan peserta kontingen resmi dilepas oleh Direktur PNN, Arkas Viddy pada Juli 2026, dalam sebuah pelepasan yang penuh harapan dan semangat.

‎PORSENI XV ini mengusung tema: “Sportif Bertanding, Indah Berkesenian, Prestasi Kita Gemakan”. Tujuan besarnya bukan sekadar meraih medali, melainkan mempererat persaudaraan antar sivitas akademika politeknik se-Indonesia, meningkatkan sportivitas, serta mengembangkan kreativitas mahasiswa vokasi di seluruh tanah air.

‎Kontingen PNN menurunkan peserta di tiga cabang perlombaan. Dua cabang olahraga yaitu Pencak Silat dan Karate, serta satu cabang seni yaitu Lomba Solo Song. Meskipun dalam ajang ini belum ada perwakilan PNN yang berhasil naik ke podium juara, kehadiran dan keberanian para mahasiswa untuk berlaga di tingkat nasional itu sendiri sudah merupakan kemenangan besar.

‎Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Andi Syarifuddin, menyampaikan apresiasi mendalam atas perjuangan seluruh kontingen. Baginya, nilai keikutsertaan ini jauh melampaui sekadar perolehan medali.

‎“Kami bangga sekali melihat keberanian anak-anak kita melangkah jauh ke Sumatera Utara untuk mengangkat nama almamater. Di sana mereka belajar: bagaimana mengelola tekanan, menghargai lawan, dan berani tampil di hadapan peserta dari seluruh Indonesia. Itu adalah mentalitas juara yang sesungguhnya.”

‎Andi menambahkan bahwa pengalaman bertanding di panggung nasional adalah bekal paling berharga yang akan membawa mereka ke prestasi-prestasi berikutnya.

‎“Belum meraih juara hari ini bukan berarti gagal. Justru di sinilah mereka menemukan titik awal untuk berlatih lebih keras lagi. Keberanian tampil di kancah nasional adalah langkah pertama menuju keemasan. Kami yakin, pengalaman berharga ini akan menjadi bahan bakar semangat bagi seluruh sivitas akademika PNN untuk terus berkarya dan berprestasi di masa depan.”

‎PORSENI XV 2026 menjadi bukti nyata bahwa PNN hadir dan bersaing setara dengan politeknik-politeknik besar di seluruh Indonesia. Kehadiran mahasiswa PNN di Medan bukan hanya untuk bertanding, tetapi juga untuk menjalin silaturahmi, belajar dari yang terbaik, dan membawa pulang semangat baru untuk kemajuan kampus di perbatasan.

‎Dengan kepala tegak dan semangat yang tak pernah padam, kontingen PNN pulang membawa pengalaman nasional yang tak ternilai harganya. Langkah kecil di Medan, namun lompatan besar bagi masa depan mahasiswa perbatasan. (ADHE/DIKSIPRO)

Komentar
Exit mobile version