Pemkab Bulungan Akan Jajagi Tawaran Program RPL Dari UWGM Samarinda

TANJUNG SELOR – Terobosan cerdas untuk meningkatkan kualitas birokrasi. Universitas Widya Gama Mahakam (UWGM) Samarinda melakukan silaturahmi sekaligus memaparkan tawaran kerja sama strategis kepada Pemerintah Kabupaten Bulungan, di hadapan Bupati Syarwani beserta jajaran perangkat daerah. Sorotan utamanya adalah program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang dirancang khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Langkah ini menjawab tantangan nyata di lingkungan Pemkab Bulungan yang menaungi sekitar 5.000 pegawai. Berdasarkan pemetaan BKPSDM tahun 2024, tercatat lebih dari 500 pegawai belum bergelar sarjana maupun diploma—mayoritas tenaga teknis umum—padahal persyaratan jabatan struktural (seperti Lurah) kini mewajibkan minimal S1.

Keunggulan utama RPL adalah efisiensi waktu, hanya memakan waktu sekitar 3 hingga 4 semester. Bagi ASN di usia produktif (30-an hingga awal 40-an), ini adalah peluang emas agar masa pengabdian dan pemanfaatan keilmuan masih panjang sebelum pensiun di usia 58 tahun.

Pemkab menilai skema ini jauh lebih adil dan efektif dibandingkan sistem tugas belajar masa lalu yang kerap memakan korban: lulusan yang telah dibiayai penuh justru berpindah tugas ke luar daerah atau yang dikenal sebagai fenomena brain drain.

LoSelain peningkatan jenjang pendidikan secara umum, Pemkab menaruh perhatian besar pada pemenuhan tenaga ahli spesifik yang sangat krusial: Satu Sarjana Hukum per OPD/Kelurahan: Menjamin keamanan produk hukum daerah dan meminimalkan risiko kesalahan regulasi, Ahli Keuangan & Aset: Mempercepat inventarisasi neraca daerah tanpa bergantung pihak eksternal dan Tenaga Teknis PU: Mengisi kekosongan ahli teknik lanskap untuk pembangunan yang lebih presisi.

Hubungan dengan UWGM tidak terbatas pada pendidikan gelar saja. Pemkab membuka ruang riset dan kajian mendalam untuk menyelesaikan masalah daerah yang pelik:

Pemerintah Kabupaten Bulungan akan segera menindaklanjuti tawaran ini melalui pembahasan internal intensif bersama BKPSDM dan seluruh perangkat daerah terkait.

Komentar
Exit mobile version