TANJUNG SELOR – Langkah besar penguatan ekonomi masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara) kian nyata. Sebanyak 112 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh provinsi ini resmi siap beroperasi, menjadi tulang punggung baru penggerak ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., saat mengikuti peresmian nasional 1.061 koperasi se-Indonesia secara virtual dari Aula KDKMP Tanjung Selor, Sabtu (16/5).
Menurut laporan yang disampaikan, dari 112 titik koperasi yang telah rampung dan siap berjalan, 30 di antaranya berlokasi di Kabupaten Bulungan. Salah satu yang paling strategis adalah KDKMP Kelurahan Tanjung Selor Hilir, yang dirancang untuk melayani lebih dari 35 ribu penduduk setempat dan menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.
Pembangunan fasilitas ini berjalan tepat waktu: dimulai 11 Januari 2026 dan selesai total pada 3 Mei 2026, hanya dalam 113 hari kerja. Keberhasilan ini, kata Ingkong, adalah bukti keseriusan pemerintah dalam menjawab kebutuhan ekonomi masyarakat.
“Mewakili seluruh warga Bulungan dan Kaltara, kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia. Kehadiran koperasi ini adalah angin segar—kami yakin ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara cepat, merata, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Program ini merupakan tindak lanjut langsung dari kebijakan Kementerian Dalam Negeri (Surat Nomor 100.4.4/4155/SJ), yang memerintahkan seluruh jajaran pemerintah daerah hingga tingkat desa untuk memberikan dukungan penuh agar koperasi ini berjalan efektif.
Dengan beroperasinya 112 titik ini, Kaltara menargetkan penguatan rantai pasok produk lokal, dukungan nyata bagi ketahanan pangan nasional, serta percepatan pembangunan ekonomi yang benar-benar berpihak pada masyarakat. Kini, desa-desa di Kaltara semakin siap berdaya saing.
