NUNUKAN — Semangat gotong royong dan kepedulian lintas suku bangsa terpancar indah di tengah Kota Nunukan. Forum Masyarakat Lintas Etnis (Formaline) menggelar aksi kemanusiaan penggalangan dana bagi korban bencana gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT)
Kegiatan pada Sabtu (5/9/2026) yang berpusat di depan Tugu Dwikora, Alun-Alun Kota Nunukan, ini bukan sekadar mengumpulkan donasi, melainkan menjadi bukti nyata bahwa di perbatasan pun, hati masyarakat Indonesia tetap menyatu dalam kepedulian sesama anak bangsa.
Kegiatan penggalangan dana ini berlangsung hangat dan penuh warna, diselingi dengan penampilan kesenian tradisional dari berbagai etnis yang berdiam di Nunukan. Keberagaman budaya yang ada di wilayah perbatasan ini justru menjadi kekuatan yang menyatukan tujuan meringankan beban saudara-saudara di NTT yang sedang tertimpa musibah gempa bumi.
Penampilan kesenian yang ikut menghibur warga ditampilkan oleh warga etnis Jawa melalui perkumpulan Rogo Senopati Putro yang menampilkan kesenian Kuda Lumping. Irama musik dan gerakan tarian yang dinamis langsung menarik perhatian warga yang melintas. Tak kalah memukau, para perempuan dari etnis Tidung saat menampilkan Tarian Adat Jepen yang anggun dan mempesona, menyuguhkan kekayaan budaya asli Kalimantan Utara.
Sementara itu, warga etnis Timor yang tergabung dalam Formaline turut tampil menampilkan Tarian Massal Tebe. Puluhan penari bergerak melingkar, bergandengan tangan, menghentakkan kaki berirama sambil menyanyikan lagu-lagu khas mereka. Tarian yang melambangkan persatuan dan kebersamaan ini seakan menjadi doa sekaligus harapan agar masyarakat NTT segera bangkit dari keterpurukan. Kehadiran tarian ini menjadi momen yang sangat menyentuh, mengingat musibah gempa terjadi tepat di tanah kelahiran mereka.
Antusiasme masyarakat yang melintas di halaman Tugu Dwikora terasa luar biasa. Tidak hanya sekadar memberikan sumbangan, banyak warga yang berhenti, menyaksikan pertunjukan kesenian, dan ikut merasakan kehangatan kebersamaan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepedulian tidak mengenal batas wilayah, suku, maupun agama. Semua bersatu dengan satu niat, meringankan beban saudara di ujung selatan negeri.
Menurut Ketua Formaline Nunukan, Sumari, dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 38.012.000. Angka ini diprediksi masih akan terus bertambah, mengingat masih banyak pihak yang menyatakan kesediaannya untuk berpartisipasi. Beberapa anggota DPRD Kabupaten Nunukan dan sejumlah tokoh masyarakat dikabarkan masih berkoordinasi dan menyampaikan niat baik untuk menyumbang bagi korban bencana tersebut.
Ketua Formaline Nunukan, Sumari, menyampaikan bahwa salah satu ketua etnis yang tergabung dalam organisasinya sedang menginventarisir dan berkoordinasi dengan pihak-pihak yang telah menghubungi dan menyatakan ingin berpartisipasi. Hal ini menunjukkan bahwa semangat berbagi terus tumbuh dan meluas di tengah masyarakat.
Pihak lain yang juga turut hadir dan berperan langsung dalam aksi penggalang dana saat itu adalah Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur/Utara (LPADKT) Cabang Nunukan. Melalui ketuanya, Rian Antoni, organisasi tersebut telah menyampaikan bantuan mereka sebesar Rp 6 juta sebagai bentuk solidaritas lintas budaya. Langkah ini semakin memperkuat pesan bahwa bencana di mana pun terjadi adalah urusan seluruh bangsa.
“Tanpa melihat latar belakang etnis, semuanya bersatu untuk memberikan bantuan kepada para korban,” ujar Sumari.
Ia melihat kegiatan ini sebagai bentuk kerjasama dan kepedulian yang luar biasa dari berbagai etnis yang ada di Nunukan terhadap masyarakat di NTT yang menjadi korban musibah gempa bumi. Baginya, keberagaman bukan sekadar fakta sosial, melainkan kekuatan yang menyatukan hati.
Sumari juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Nunukan yang telah memandang kegiatan ini sebagai hal positif yang patut didukung. Apresiasi yang sama disampaikan kepada etnis-etnis yang tergabung dalam Formaline yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan tersebut.
“Semoga apa yang kita berikan dapat bermanfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita di NTT. Semoga mereka segera pulih dan bangkit kembali,” harapnya. (ADHE/DIKSIPRO)
Formaline Nunukan Sukses Galang Dana untuk Korban Gempa NTT
Donasi Diprediksi Masih Akan Bertambah

Komentar