Di Bawah Guyuran Hujan Deras, FKDB Nunukan Tunjukkan Kekuatan Kebersamaan

Gelar Lomba Hiburan Meriahkan HUT RI ke - 81

Langit Nunukan pagi Ahad (16/8/2026) seolah tak bersahabat. Hujan deras berulang kali mengguyur kota, membasahi jalanan dan memaksa banyak orang berteduh. Namun, guyuran air langit sama sekali tak mampu memadamkan semangat membara para perempuan hebat dari Forum Komunikasi Dedur Belungon (FKDB) Kabupaten Nunukan.

‎Di areal parkir luas sisi kiri Gedung GOR Sungai Sembilan Nunukan, di balik payung, mantel hujan, bahkan tanpa pelindung sama sekali hingga basah kuyup, para panitia yang seluruhnya perempuan itu sibuk menata perlengkapan lomba. Tak ada wajah mengeluh, tak ada langkah yang mundur. Mereka tak ingin mengecewakan puluhan organisasi perempuan yang telah diundang menjadi peserta.

‎Dan ternyata, peserta pun tak kalah tangguh. Meski hujan terus turun, mereka tetap hadir dengan semangat penuh, tak peduli pakaian yang dikenakan basah. Yang penting ikut serta dalam merayakan hari kemerdekaan bersama.



‎Semangat luar biasa ini langsung disaksikan Wakil Ketua I DPRD Nunukan, Hj. Arpiah, SE, yang hadir memenuhi undangan panitia. Ia tak bisa menyembunyikan kekagumannya.

‎”Luar biasa. Saya salut dengan semangat panitia maupun peserta. Padahal hujan turun cukup deras, tapi semangat mereka tak luntur sedikit pun,” ujar Arpiah dengan nada bangga.

‎Kekaguman politisi perempuan di Nunukan ini bukan hanya soal ketangguhan panitia dan peserta lomba menghadapi hujan. Ia juga memuji inisiatif FKDB yang menggelar acara lintas organisasi perempuan sebagai sarana silaturahmi yang hangat dan mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.

‎”Hebat FKDB Nunukan. Dengan caranya sendiri, telah membangun silaturahmi dan keakraban, khususnya di kalangan organisasi perempuan. Semoga ini terus dipertahankan dan menjadi motivasi bagi organisasi lain untuk turut berperan mengisi pembangunan daerah,” harapnya.

‎Ketua FKDB Kabupaten Nunukan, Yenny Rahman, menjelaskan bahwa perayaan lomba hari ini merupakan even besar ketiga yang digelar organisasi yang baru berusia dua tahun ini. Sebelumnya, FKDB mencuri perhatian masyarakat saat memperingati Hari Guru Nasional tahun 2025 lalu dengan membuat kue kuliner sepanjang 14 meter yang dibagikan kepada para guru di Nunukan.

‎”Kegiatan ini adalah bukti eksistensi kami, organisasi perempuan Bolongan di Kabupaten Nunukan yang menjunjung tinggi falsafah kebhinekaan dan hidup berdampingan secara damai,” tegas Yenny.

‎Yang lebih mengesankan, sekluruh biaya penyelenggaraan acara ini murni berasal dari swadaya anggota FKDB. Tanpa bergantung pada bantuan pihak mana pun, mereka membuktikan bahwa kemandirian dan kebersamaan adalah kunci mewujudkan perayaan yang bermakna.

‎Hujan mungkin turun, tapi semangat kemerdekaan dan kebersamaan para perempuan FKDB Nunukan justru kian menyala. Menjadi warna cerah di peringatan HUT RI ke-81 tahun ini.

Komentar
Exit mobile version