TANJUNG SELOR – Membangun kualitas generasi penerus adalah kunci kemajuan Bulungan! Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd, M.Si. menegaskan hal ini dalam audiensi bersama perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur. Ia menekankan: penanganan stunting bukan sekadar urusan kesehatan, melainkan fondasi utama untuk melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh dan berdaya saing.
“Kita tidak bisa berjalan sendirian. Sesuai semangat Bulungan BISA – Berdaulat, Inklusif, Sinergi, Adaptif, ruang kerja sama harus dibuka seluas-luasnya: mulai pemerintah, Baznas, pelaku usaha, hingga seluruh elemen masyarakat,” tegas Bupati.
Dua Sisi Perhatian: Pencegahan & Penanganan
Pemkab Bulungan menjalankan strategi seimbang dari hulu ke hilir:
– Sektor Hulu (Pencegahan): Edukasi bagi Calon Pengantin lewat Kemenag/KUA untuk cegah pernikahan dini; pembinaan rutin Duta Genre dari seluruh kecamatan.
– Sektor Hilir (Penanganan): Memperluas akses air bersih dan sanitasi – kini menjangkau 5 dari 10 kecamatan, ditingkatkan bertahap lewat program Pamsimas bersama Kementerian PUPR.
Peran Keluarga di Era Digital
Bupati juga mengingatkan peran krusial orang tua, terutama ayah, dalam mendampingi anak: pengawasan penggunaan gawai sangat penting agar teknologi tidak merusak karakter dan santun anak-anak kita.
Semoga langkah bersama ini melahirkan generasi Bulungan yang sehat, cerdas, dan tangguh
