Bekantan, Maskot Resmi PNN

Mengusung Semangat Kearifan Lokal dan Inovasi

Politeknik Negeri Nunukan (PNN) resmi meluncurkan maskot barunya yang menarik perhatian seluruh hadirin pada peringatan Dies Natalis ke-VI, Jumat, 9 Oktober 2026. Peluncuran yang berlangsung di Gedung Laboratorium Terpadu ini menjadi momen bersejarah bagi sivitas akademika PNN.

Maskot yang dipilih bukanlah sosok sembarangan. PNN memilih Bekantan (Nasalis larvatus), hewan endemik khas Kalimantan yang sangat dikenal dan hidup di wilayah perbatasan Nunukan. Pemilihan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebuah penghormatan sekaligus penguatan identitas daerah.

Bekantan tersebut digambarkan mengenakan seragam berwarna biru lengkap dengan elemen identitas kampus. Warna biru yang menyelimuti sosoknya melambangkan kecerdasan, ketenangan, serta kedinamisan yang senantiasa dijunjung tinggi oleh seluruh sivitas akademika PNN.

Menjelaskan alasan dibalik pemulihan Bekantan sebagai maskot, menurut Direktur PNN, Arkas Viddy, Ph.D., karena Bekantan adalah identitas asli tanah kita, simbol kebanggaan perbatasan yang tak dimiliki daerah lain. Ia hidup berkelompok, cerdas, dan tangguh menghadapi alam. Itulah karakter yang ingin dibangun pada setiap lulusan PNN. Saling bahu-membahu, cerdas berpikir, dan tangguh dalam berkarya bagi daerahnya.

Secara filosofis, kehadiran Bekantan membawa makna yang dalam. Sebagai hewan asli yang hidup di kawasan perairan dan hutan Kalimantan Utara, ia mencerminkan identitas sekaligus kekayaan alam perbatasan yang menjadi rumah bagi PNN. Inilah bentuk nyata kearifan lokal yang diangkat ke dalam dunia pendidikan tinggi.

Lebih dari sekadar simbol keindahan alam, Bekantan dipandang sebagai sosok yang cerdas, adaptif, dan tangguh di tengah perubahan lingkungan. Karakter ini diharapkan melekat erat pada setiap lulusan PNN — terampil, kompeten, dan tak mudah menyerah dalam menjawab tantangan dunia kerja yang semakin dinamis.

“Maskot ini bukan sekadar gambar lucu di seragam atau dinding kampus. Ia adalah pengingat, bahwa kita lahir dari tanah perbatasan yang kaya, dan tugas kita adalah menjadi solusi bagi kemajuan tanah kelahiran kita,” tambah Arkas Viddy.

Sementara itu, Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, S.E., yang menyaksikan langsung peluncuran maskot ini, memberikan apresiasi yang tinggi.

“Saya sangat bangga PNN memilih Bekantan. Ini menunjukkan bahwa kampus kita tidak melupakan akarnya. Pendidikan tinggi yang hebat adalah yang tidak hanya mencetak orang pintar, tapi juga orang yang mencintai daerahnya sendiri. Semoga maskot ini mengingatkan kita semua: Nunukan mampu melahirkan karya dan pemimpin yang membanggakan.”

Maskot ini menurut Bupati, juga mengusung pesan kuat, siap Memberi Solusi. Ia bukan sekadar hiasan, melainkan representasi harapan agar kehadiran PNN dan para lulusannya benar-benar mampu memberikan kontribusi nyata dan solusi konkret bagi kemajuan pembangunan daerah perbatasan.

Peluncuran maskot ini dilakukan langsung oleh Direktur PNN, Arkas Viddy, Ph.D., dalam Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-VI, yang berlangsung sangat khidmat. Momen istimewa ini juga disaksikan langsung oleh Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, yang hadir sebagai tamu kehormatan acara.

Dengan adanya maskot resmi ini, PNN semakin memperkokoh posisinya bukan hanya sebagai lembaga pendidikan yang mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga kampus yang peduli, melestarikan, dan membanggakan identitas lokal di tengah arus globalisasi.(ADHE/DIKSIPRO)

Komentar
Exit mobile version